Langkah 1:
⚙️ Fungsi lengkapnya:
Perintah:
berfungsi untuk membuka dan mengedit daftar repository APT menggunakan editor teks nano.
Dari file inilah sistem tahu dari mana harus mendownload atau memperbarui paket (misalnya dari server Debian, Ubuntu, atau mirror lokal).
π Contoh isi file /etc/apt/sources.list:
Artinya:
Sistem akan mengambil paket dari server Debian versi bullseye.
main,contrib, dannon-freeadalah kategori (komponen) paket.
π§ Kesimpulan:
✅ Fungsi nano /etc/apt/sources.list → membuka file konfigurasi sumber paket Debian/Ubuntu untuk menambah, menghapus, atau mengubah alamat repository.
❌ /etc/apt/sources.link tidak ada di sistem Debian/Ubuntu, jadi akan muncul error seperti:
| 1. deb http://deb.debian.org/debian bullseye kontribusi utama non-gratis |
| 2. deb-src http://deb.debian.org/debian bullseye kontribusi utama non-gratis |
Dan kalian bisa mengsave dengan cara CTRL+O+ENTER dan keluar dengan CTRL+X
==========================================================================
Dikarenakan saya sudah update maka tulisan nya seperti pada gambar
π Fungsi utamanya:
Perintah ini digunakan untuk memperbarui daftar paket (repository) di sistem berbasis Debian/Ubuntu.
π§© Penjelasan bagian-bagiannya:
| Bagian | Arti |
|---|---|
apt | Manajer paket di Debian/Ubuntu (pengganti apt-get) |
update | Memperbarui daftar informasi paket dari repository yang ada di /etc/apt/sources.list |
-y | Menjawab otomatis “yes” untuk semua konfirmasi yang muncul selama proses berjalan |
π§ Jadi, secara lengkap:
apt update -y akan:
Menghubungi server repository yang terdaftar.
Mengambil daftar paket terbaru (metadata) tanpa menginstal apa pun.
Melakukan semuanya tanpa meminta konfirmasi pengguna, karena ada opsi
-y.
Perintah:
π Fungsi utamanya:
Perintah ini digunakan untuk menginstal web server Apache2 pada sistem berbasis Debian atau Ubuntu.
π§© Penjelasan bagian-bagiannya:
| Bagian | Arti |
|---|---|
apt | Manajer paket bawaan Debian/Ubuntu untuk mengelola software |
install | Perintah untuk menginstal paket baru |
apache2 | Nama paket web server yang ingin diinstal |
⚙️ Jadi, secara lengkap:
apt install apache2 akan:
Mengecek repository untuk menemukan paket bernama apache2.
Mengunduh semua file yang dibutuhkan beserta dependensinya.
Menginstalnya ke sistem.
Secara otomatis mengaktifkan dan menjalankan layanan Apache web server.
π» Setelah instalasi berhasil:
Kamu bisa mengecek statusnya dengan:
Atau mengaktifkannya (jika belum aktif):
Dan agar otomatis berjalan setiap kali sistem menyala:
π Uji Apache:
Setelah terinstal, buka browser dan ketik di alamat:
Kalau berhasil, akan muncul halaman bertuliskan “Apache2 Debian Default Page”.
π Kesimpulan:
| Perintah | Fungsi |
|---|---|
apt install apache2 | Menginstal web server Apache |
systemctl start apache2 | Menjalankan layanan Apache |
systemctl enable apache2 | Menjadikan Apache otomatis aktif saat boot |
systemctl status apache2 | Melihat status Apache |
π§© Fungsi perintah ini:
| Bagian | Arti |
|---|---|
apt | Manajer paket di Debian/Ubuntu untuk mengelola software |
install | Perintah untuk menginstal paket baru |
lynx | Nama program yang akan diinstal |
π Jadi secara lengkap:
apt install lynx berfungsi untuk menginstal web browser berbasis teks bernama “Lynx” di sistem Debian atau Ubuntu.
π Apa itu Lynx?
Lynx adalah text-based web browser — artinya, browser ini berjalan di terminal (CLI) dan tidak menampilkan gambar atau grafik, hanya teks dari halaman web.
Biasanya digunakan oleh administrator server untuk:
Menguji koneksi ke website tanpa GUI.
Melihat isi halaman web dari terminal.
Mengakses dokumentasi online di server headless (tanpa desktop).
π Contoh penggunaan:
Setelah instalasi berhasil, jalankan:
atau:
Lalu kamu bisa menavigasi halaman dengan:
πΌ / π½ → pindah antar tautan
π → buka tautan
π → kembali
Q→ keluar dari Lynx
π§ Kesimpulan:
| Perintah | Fungsi |
|---|---|
apt install lynx | Menginstal browser teks Lynx |
lynx alamat_web | Membuka situs web dari terminal |
Q di dalam Lynx | Keluar dari browser |
π Fungsinya:
Untuk mengecek status layanan (service) Apache2 di sistem Linux yang menggunakan systemd (seperti Debian, Ubuntu, dan turunannya).
π§© Penjelasan bagian-bagian:
| Bagian | Arti |
|---|---|
systemctl | Alat untuk mengelola service (layanan) di sistem Linux berbasis systemd |
status | Menampilkan status layanan |
apache2 | Nama layanan web server Apache |
⚙️ Jadi secara lengkap:
systemctl status apache2 digunakan untuk melihat apakah Apache sedang aktif (running), mati (inactive), atau error (failed).
π Contoh hasil output:
π Keterangan penting dari output:
| Bagian | Keterangan |
|---|---|
Loaded | Lokasi file konfigurasi service |
Active | Status layanan (running = aktif) |
Main PID | ID proses utama Apache |
Memory | Jumlah RAM yang digunakan |
Docs | Link dokumentasi resmi Apache |
π§ Perintah tambahan yang sering digunakan:
| Perintah | Fungsi |
|---|---|
sudo systemctl start apache2 | Menjalankan Apache |
sudo systemctl stop apache2 | Menghentikan Apache |
sudo systemctl restart apache2 | Me-restart layanan Apache |
sudo systemctl enable apache2 | Mengaktifkan agar otomatis jalan saat boot |
sudo systemctl disable apache2 | Menonaktifkan agar tidak jalan saat boot |
π§ Kesimpulan:
➡️ systemctl status apache2 berfungsi memeriksa apakah Apache2 aktif, sedang berjalan, dan tidak error beserta informasi detail prosesnya.
π Fungsi utamanya:
Perintah ini digunakan untuk mengakses dan menampilkan halaman web dari server dengan alamat IP tertentu menggunakan browser teks Lynx di terminal.
π§© Penjelasan bagian-bagian:
| Bagian | Arti |
|---|---|
lynx | Web browser berbasis teks yang berjalan di terminal |
http://(IP) | Alamat web server yang ingin diakses (misalnya http://192.168.1.10) |
⚙️ Jadi secara lengkap:
lynx http://(IP) akan:
Mengirim permintaan HTTP ke server dengan alamat IP tersebut.
Menampilkan halaman web dalam format teks langsung di terminal.
Memungkinkan kamu menavigasi halaman menggunakan keyboard (tanpa GUI).
π Contoh:
Jika kamu menjalankan Apache di server lokal:
atau jika server ada di jaringan:
π Maka akan tampil halaman “Apache2 Debian Default Page” dalam bentuk teks.
⌨️ Navigasi di dalam Lynx:
| Tombol | Fungsi |
|---|---|
| ↑ / ↓ | Pindah antar tautan |
| → | Buka tautan |
| ← | Kembali |
| Q | Keluar |
| G | Pergi ke alamat baru |
| / | Cari teks di halaman |
π§ Kesimpulan:
| Perintah | Fungsi |
|---|---|
lynx http://(IP) | Membuka halaman web dari IP tertentu melalui terminal |
Contoh: lynx http://127.0.0.1 | Mengecek apakah web server lokal (Apache) berjalan |
Demikian penjelasan mengenai fungsi perintah yang telah kita bahas di atas.
Semoga tulisan ini dapat menambah wawasan dan membantu dalam memahami penggunaan dasar Linux, khususnya dalam administrasi server.
Terima kasih sudah membaca, sampai jumpa di artikel teknis berikutnya!







Tidak ada komentar:
Posting Komentar