Minggu, 08 Desember 2024

Resume Cisco

MODUL 1

Bab ini akan memperkenalkan Anda pada semua komponen yang ada di dalam casing komputer, dimulai dari motherboard. Anda akan mempelajari semua komponen internal yang terhubung ke motherboard, termasuk catu daya, unit pemrosesan pusat (CPU), memori akses acak (RAM), kartu ekspansi, dan drive penyimpanan. Anda juga akan mempelajari konektor, port, dan kabel yang secara fisik menghubungkan perangkat ke motherboard. tidak hanya mempelajari komponen-komponen komputer tetapi juga membangun keterampilan praktis. Dalam bab ini, Anda akan mempelajari cara membongkar komputer sehingga Anda dapat lebih mengenal semua komponen dan cara menghubungkannya.

Kesimpulan pengenalan perangkat keras komputer pribadi mencakup beberapa poin penting terkait komponen utama yang membangun sistem komputer tersebut. Berikut adalah kesimpulan umum mengenai perangkat keras komputer pribadi:

  1. Perangkat Keras Komputer: Perangkat keras (hardware) adalah komponen fisik yang membentuk sebuah komputer. Semua perangkat keras bekerja sama untuk mendukung kinerja komputer dalam menjalankan berbagai tugas dan aplikasi.

  2. Komponen Utama: Beberapa komponen utama dalam perangkat keras komputer pribadi adalah:

    • Central Processing Unit (CPU): Otak dari komputer yang memproses instruksi dan menjalankan program.
    • Memory (RAM): Tempat penyimpanan sementara yang digunakan untuk menyimpan data yang sedang diproses.
    • Hard Disk Drive (HDD) / Solid State Drive (SSD): Media penyimpanan permanen untuk sistem operasi, aplikasi, dan data pengguna.
    • Motherboard: Papan sirkuit utama tempat semua komponen terhubung.
    • Power Supply Unit (PSU): Memberikan daya listrik untuk menjalankan semua komponen.
    • Perangkat Input/Output: Seperti keyboard, mouse, monitor, dan perangkat lain yang digunakan untuk berinteraksi dengan komputer.
  3. Fungsi dan Peran: Masing-masing perangkat keras memiliki peran spesifik, seperti CPU untuk pemrosesan data, RAM untuk mendukung kecepatan akses data, dan penyimpanan untuk menyimpan data secara permanen.

  4. Perkembangan Teknologi: Perangkat keras komputer pribadi terus berkembang dengan adanya peningkatan dalam kecepatan, kapasitas penyimpanan, efisiensi energi, dan miniaturisasi komponen.

  5. Keterkaitan antar Komponen: Semua komponen perangkat keras saling berhubungan dan bekerja sama agar komputer dapat berfungsi dengan optimal.

Secara keseluruhan, pengenalan perangkat keras komputer pribadi memberikan pemahaman tentang bagaimana komponen-komponen tersebut bekerja bersama untuk mendukung kinerja sistem komputer yang efisien dan efektif.

MODUL 2

Dalam bab ini, Anda akan mempelajari tentang catu daya PC dan voltase yang diberikannya ke komponen komputer lainnya. Anda akan mempelajari tentang komponen yang terpasang pada motherboard; CPU, RAM, dan berbagai kartu adaptor. Anda akan mempelajari tentang berbagai arsitektur CPU dan cara memilih RAM yang kompatibel dengan motherboard dan chipset. Anda juga akan mempelajari tentang berbagai jenis drive penyimpanan dan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih drive yang tepat. tidak hanya mempelajari cara merakit komponen komputer tetapi juga membangun keterampilan langsung. Dalam bab ini ada beberapa lab tempat Anda akan merakit komputer. Setiap lab mengharuskan Anda memasang komponen secara bertahap seperti catu daya, CPU, RAM, drive, kartu adaptor, dan kabel hingga perakitan komputer selesai.

Kesimpulan perakitan PC mencakup langkah-langkah penting dalam menyusun komponen perangkat keras untuk membentuk sebuah sistem komputer yang dapat berfungsi dengan baik. Berikut adalah kesimpulannya:

  1. Persiapan dan Pemilihan Komponen: Perakitan PC dimulai dengan pemilihan komponen yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, seperti motherboard, CPU, RAM, kartu grafis, penyimpanan (HDD atau SSD), PSU, dan perangkat input/output. Komponen-komponen ini harus kompatibel satu sama lain untuk memastikan kinerja yang optimal.

  2. Langkah-langkah Perakitan: Proses perakitan dimulai dengan memasang CPU pada soket motherboard, kemudian memasang RAM, dan komponen lainnya seperti kartu grafis, storage, dan perangkat pendingin (cooler). Semua komponen harus dipasang dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan.

  3. Pemasangan Kabel dan Penghubungan: Setelah komponen utama dipasang, kabel-kabel dari power supply unit (PSU) perlu disambungkan dengan benar ke motherboard, penyimpanan, dan perangkat lainnya. Pengaturan kabel yang rapi sangat penting untuk aliran udara yang baik dalam casing.

  4. Pengujian dan Instalasi Sistem Operasi: Setelah perakitan selesai, komputer harus diuji untuk memastikan semua komponen berfungsi dengan baik. Jika semuanya berjalan lancar, langkah selanjutnya adalah menginstal sistem operasi untuk mengoperasikan PC.

  5. Pemeliharaan dan Update: Setelah perakitan, penting untuk selalu melakukan pemeliharaan rutin, seperti membersihkan debu, memantau suhu komponen, dan memperbarui perangkat lunak serta driver untuk memastikan kinerja yang maksimal.

MODUL 3

Anda akan mempelajari proses booting komputer termasuk power on self-test (POST) yang dilakukan oleh BIOS. Jelajahi berbagai pengaturan BIOS dan UEFI dan bagaimana pengaruhnya terhadap proses ini. Anda akan menjelajahi teori kelistrikan dasar dan hukum Ohm serta menghitung voltase, arus, resistansi, dan daya. Fluktuasi daya dapat merusak komponen komputer sehingga Anda akan mempelajari cara mengurangi risiko fluktuasi daya dengan pelindung lonjakan arus, catu daya tak terputus (UPS), dan catu daya siaga (SPS). Anda akan mempelajari cara menyediakan redundansi penyimpanan dan penyeimbangan beban menggunakan redundant array of independent disks (RAID). Anda juga akan mempelajari cara memutakhirkan komponen komputer dan mengonfigurasi komputer khusus. Terakhir, setelah memutakhirkan komputer, teknisi harus membuang komponen lama dengan benar. Banyak komponen komputer mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri dan logam tanah jarang dalam baterai dan tingkat voltase yang mematikan dalam catu daya. Anda akan mempelajari risiko yang ditimbulkan oleh komponen-komponen ini dan cara membuangnya dengan benar.

MODUL 4

Dalam bab ini, Anda akan mempelajari panduan umum untuk membuat program perawatan pencegahan dan prosedur pemecahan masalah. Panduan ini merupakan titik awal untuk membantu Anda mengembangkan keterampilan perawatan pencegahan dan pemecahan masalah. Anda juga akan mempelajari pentingnya menjaga lingkungan operasi yang optimal untuk sistem komputer yang bersih, bebas dari kontaminan potensial, dan dalam kisaran suhu dan kelembapan yang ditentukan oleh produsen.

Kesimpulan Pemeliharaan Preventif dan Pemecahan Masalah adalah sebagai berikut:

  1. Pemeliharaan Preventif: Pemeliharaan preventif adalah serangkaian tindakan yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada perangkat keras dan perangkat lunak komputer. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa komputer atau sistem tetap berjalan dengan lancar dan mengurangi kemungkinan kerusakan atau gangguan. Beberapa langkah pemeliharaan preventif antara lain:

    • Membersihkan debu dari komponen komputer secara rutin untuk mencegah panas berlebih.
    • Memperbarui perangkat lunak dan driver secara berkala untuk meningkatkan kinerja dan keamanan.
    • Memeriksa dan memperbaiki file sistem yang rusak.
    • Memeriksa koneksi dan kabel secara berkala untuk memastikan semuanya terhubung dengan baik.
  2. Pemecahan Masalah: Pemecahan masalah adalah proses identifikasi, diagnosis, dan perbaikan masalah atau gangguan yang terjadi pada komputer atau sistem. Pemecahan masalah yang efektif melibatkan langkah-langkah yang terstruktur, seperti:

    • Identifikasi masalah: Mengidentifikasi gejala atau tanda-tanda kerusakan atau gangguan.
    • Diagnosa: Menentukan penyebab masalah, baik itu perangkat keras, perangkat lunak, atau konfigurasi.
    • Perbaikan: Mengatasi masalah yang ditemukan, bisa melalui penggantian komponen, pembaruan perangkat lunak, atau perbaikan pengaturan sistem.
    • Verifikasi: Memastikan bahwa masalah telah teratasi dan sistem berfungsi normal setelah perbaikan.
  3. Pentingnya Pemeliharaan Preventif dan Pemecahan Masalah:

    • Meningkatkan Umur Perangkat: Pemeliharaan preventif dapat memperpanjang umur perangkat keras dan menghindari kerusakan besar yang bisa mengganggu operasi.
    • Meningkatkan Kinerja: Dengan mengurangi gangguan dan mengatasi masalah teknis sejak dini, kinerja komputer dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan.
    • Mengurangi Downtime: Pemecahan masalah yang cepat dan tepat dapat mengurangi waktu komputer tidak dapat digunakan, yang penting untuk produktivitas.
MODUL 5

Anda akan mempelajari dasar-dasar desain jaringan dan bagaimana perangkat pada jaringan memengaruhi aliran data. Perangkat ini meliputi hub, switch, titik akses, router, dan firewall. Berbagai jenis koneksi Internet seperti DSL, kabel, seluler, dan satelit juga dibahas. Anda akan mempelajari tentang empat lapisan model TCP/IP dan fungsi serta protokol yang terkait dengan setiap lapisan. Anda juga akan mempelajari banyak jaringan dan protokol nirkabel. Ini termasuk protokol LAN Nirkabel IEEE 802.11, protokol nirkabel untuk jarak dekat, seperti Identifikasi Frekuensi (RFID), Komunikasi Medan Dekat (NFC), dan standar protokol rumah pintar seperti Zigbee dan Z-wave. Pengetahuan ini akan membantu Anda berhasil merancang, mengimplementasikan, dan memecahkan masalah jaringan. Bab ini diakhiri dengan diskusi tentang jenis kabel jaringan; twisted-pair, fiber-optic, dan coaxial. Anda akan mempelajari bagaimana setiap jenis kabel dibangun, bagaimana mereka membawa sinyal data, dan kasus penggunaan yang tepat untuk masing-masing.

Kesimpulan Konsep Jaringan:

  1. Definisi Jaringan: Jaringan komputer adalah sekumpulan perangkat komputer dan perangkat lain yang saling terhubung untuk berbagi data dan sumber daya, seperti printer, file, atau koneksi internet. Jaringan memungkinkan komunikasi antar perangkat, baik dalam skala kecil (misalnya jaringan rumah) maupun besar (seperti jaringan perusahaan atau internet).

  2. Jenis-jenis Jaringan: Ada berbagai jenis jaringan berdasarkan cakupan dan topologi, antara lain:

    • LAN (Local Area Network): Jaringan yang terbatas pada area kecil seperti rumah, kantor, atau gedung.
    • WAN (Wide Area Network): Jaringan yang mencakup area geografis yang lebih luas, seperti antar kota atau negara.
    • MAN (Metropolitan Area Network): Jaringan yang mencakup area yang lebih besar dari LAN namun lebih kecil dari WAN, seperti dalam satu kota.
    • PAN (Personal Area Network): Jaringan yang digunakan untuk menghubungkan perangkat pribadi dalam jarak dekat, seperti Bluetooth.
  3. Komponen Jaringan: Jaringan terdiri dari berbagai komponen yang bekerja bersama, antara lain:

    • Perangkat Keras: Router, switch, hub, kabel, dan perangkat lain yang memungkinkan komunikasi antar perangkat.
    • Perangkat Lunak: Sistem operasi jaringan dan aplikasi yang memungkinkan perangkat saling terhubung dan berbagi data.
    • Protokol Jaringan: Aturan dan standar yang digunakan untuk mengatur komunikasi antar perangkat, seperti TCP/IP, HTTP, dan FTP.
  4. Manfaat Jaringan: Jaringan komputer memberikan banyak keuntungan, seperti:

    • Berbagi Sumber Daya: Memungkinkan perangkat untuk berbagi perangkat keras, seperti printer, dan perangkat lunak.
    • Komunikasi yang Efisien: Mempermudah komunikasi antar pengguna melalui email, pesan instan, dan aplikasi lainnya.
    • Akses Internet: Memungkinkan perangkat untuk mengakses informasi dan layanan melalui internet.
    • Keamanan dan Backup: Memungkinkan pengelolaan data secara terpusat dengan sistem keamanan yang lebih baik.
  5. Perkembangan Jaringan: Jaringan komputer terus berkembang dengan teknologi yang semakin canggih, seperti 5G, jaringan berbasis cloud, dan jaringan internet of things (IoT), yang meningkatkan konektivitas dan memberikan lebih banyak fungsi.

MODUL 6

Anda akan mempelajari cara mengonfigurasi kartu antarmuka jaringan (NIC), menghubungkan perangkat ke router nirkabel, dan mengonfigurasi router nirkabel untuk konektivitas jaringan. Anda akan mempelajari cara mengonfigurasi pengaturan dasar nirkabel jaringan nirkabel, Network Address Translation (NAT), pengaturan firewall, dan Quality of Service (QoS). Anda juga akan mempelajari tentang firewall, perangkat Internet of Things (IoT), dan pemecahan masalah jaringan. Di akhir bab ini, Anda akan mempelajari proses pemecahan masalah enam langkah dan masalah umum serta solusi untuk jaringan komputer.

MODUL 7

Anda akan mempelajari fitur dan fungsi laptop dan perangkat seluler, seperti ponsel pintar dan tablet, serta cara melepas dan memasang komponen internal dan eksternal. Di akhir bab ini, Anda akan mempelajari pentingnya program pemeliharaan preventif untuk laptop dan perangkat seluler lainnya serta menerapkan enam langkah dalam proses pemecahan masalah yang berkaitan dengan laptop dan perangkat seluler lainnya.

Kesimpulan Laptop dan Perangkat Seluler Lainnya:

Laptop dan perangkat seluler lainnya, seperti smartphone dan tablet, telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, menawarkan fleksibilitas dan mobilitas yang tinggi. Keduanya memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi, bekerja, berkomunikasi, dan hiburan di mana saja dan kapan saja.

Laptop, dengan layar yang lebih besar dan kapasitas penyimpanan serta daya komputasi yang lebih kuat, sering digunakan untuk pekerjaan yang membutuhkan kinerja lebih tinggi, seperti desain grafis, pengolahan data, dan pemrograman. Sementara itu, perangkat seluler, seperti smartphone dan tablet, lebih fokus pada kemudahan akses, komunikasi instan, serta aplikasi berbasis internet, dengan ukuran yang lebih portabel dan praktis.

Namun, meskipun keduanya memiliki keunggulan masing-masing, tantangan seperti daya tahan baterai, kapasitas penyimpanan terbatas, dan masalah keamanan data tetap perlu diperhatikan. Secara keseluruhan, laptop dan perangkat seluler lainnya saling melengkapi, memberikan kenyamanan dalam bekerja, berkomunikasi, dan mengakses berbagai layanan secara mobile.

MODUL 8

Anda akan mempelajari cara kerja printer, apa yang perlu dipertimbangkan saat membeli printer, dan cara menghubungkan printer ke komputer individual atau ke jaringan. Anda juga akan mempelajari cara kerja berbagai jenis printer dan cara memasang, merawat, serta memecahkan masalah umum yang muncul. Di akhir bab ini, Anda akan mempelajari pentingnya program perawatan preventif untuk printer dan menerapkan enam langkah dalam proses pemecahan masalah yang berkaitan dengan printer.

Penting untuk tidak hanya mempelajari berbagai jenis printer dan komponennya, tetapi juga membangun keterampilan praktis. Dalam bab ini, Anda akan menyelesaikan lab yang melakukan perawatan pencegahan pada printer inkjet dan printer laser. Anda juga akan mengerjakan lab tentang menginstal dan berbagi printer di Windows.

Mempelajari tentang printer mencakup pemahaman mengenai berbagai jenis printer, cara kerjanya, serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Printer adalah perangkat keluaran yang digunakan untuk mencetak teks, gambar, atau grafik dari komputer ke media fisik, seperti kertas. Jenis printer yang umum digunakan meliputi inkjet, laser, dan dot matrix, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya dalam hal kecepatan, kualitas cetak, dan biaya operasional.

Selain itu, penting untuk memahami komponen utama printer seperti cartridge tinta, drum, dan roller, yang mempengaruhi kualitas dan biaya cetak. Pemeliharaan printer yang tepat, seperti membersihkan bagian-bagian tertentu dan mengganti tinta atau toner secara berkala, juga penting untuk memastikan kinerja printer tetap optimal dan memperpanjang umur perangkat.

Secara keseluruhan, memahami cara kerja dan jenis printer dapat membantu pengguna memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan mereka, serta merawat printer dengan benar agar tetap berfungsi dengan baik.

MODUL 9

Dalam bab ini, Anda akan mempelajari tentang keuntungan yang dimiliki virtualisasi dibandingkan penggunaan server khusus secara tradisional, seperti menggunakan lebih sedikit sumber daya, membutuhkan lebih sedikit ruang, mengurangi biaya, dan meningkatkan waktu aktif server. Anda juga akan mempelajari istilah-istilah yang digunakan saat membahas virtualisasi sisi klien, seperti komputer host, yang merujuk pada komputer fisik yang dikendalikan oleh pengguna. OS host adalah OS pada komputer host, dan OS tamu adalah OS yang berjalan di mesin virtual pada komputer host.

Anda akan mempelajari dua jenis hypervisor: hypervisor Tipe 1 (asli), juga disebut hypervisor bare metal, dan hypervisor Tipe 2 (yang dihosting). Anda juga akan mempelajari persyaratan sistem minimum untuk menjalankan Windows Hyper-V, di Windows 7, Windows 8, dan Windows 10.

MODUL 10

Teknisi dan profesional TI perlu memahami fungsi umum sistem operasi (OS) apa pun seperti mengendalikan akses perangkat keras, mengelola file dan folder, menyediakan antarmuka pengguna, dan mengelola aplikasi. Untuk membuat rekomendasi OS, teknisi perlu memahami kendala anggaran, cara komputer akan digunakan, dan jenis aplikasi apa yang akan diinstal, sehingga mereka dapat membantu menentukan OS terbaik bagi pelanggan: Bab ini berfokus pada sistem operasi Windows 10 dan 11. Komponen, fungsi, persyaratan sistem, dan terminologi yang terkait dengan setiap sistem operasi dibahas. Bab ini juga akan merinci langkah-langkah untuk menginstal sistem operasi Windows dan urutan boot Windows.

Anda akan mempelajari cara menyiapkan hard drive untuk instalasi Windows dengan memformat drive menjadi beberapa partisi. Anda akan mempelajari berbagai jenis partisi dan drive logis serta istilah lain yang berkaitan dengan pengaturan hard drive. Anda juga akan mempelajari berbagai sistem file yang didukung oleh Windows, seperti File Allocation Table (FAT), New Technology File System (NTFS), Compact Disc File System (CDFS), dan Network File System (NFS).

Penting untuk tidak hanya mempelajari tentang virtualisasi dan teknologi cloud, tetapi juga membangun keterampilan praktis. Dalam bab ini, Anda akan menyelesaikan lab pembuatan partisi FAT 32 di Windows, lalu mengonversi partisi tersebut ke NTFS. Anda juga akan menyelesaikan lab tentang menginstal Windows, melakukan tugas pengaturan Windows dasar, membuat akun pengguna, dan menginstal pembaruan Windows.

MODUL 11

Dalam bab ini, Anda akan mempelajari berbagai versi Windows dan edisi masing-masing yang paling sesuai untuk pengguna korporat dan pengguna rumahan. Anda akan mempelajari cara mengonfigurasi sistem operasi Windows dan menjalankan tugas administratif menggunakan Control Panel dalam GUI dan perintah dalam aplikasi baris perintah (CLI) Windows dan utilitas baris perintah PowerShell. Anda akan berkesempatan untuk mempraktikkan apa yang Anda pelajari dengan mengerjakan beberapa lab yang melibatkan penggunaan perintah sistem berkas, perintah CLI disk, perintah CLI tugas dan sistem, dan lain-lain.

Anda akan mempelajari dua metode untuk mengatur dan mengelola komputer Windows di jaringan, domain dan workgroup, serta cara berbagi sumber daya komputer lokal, seperti file, folder, dan printer di jaringan. Anda juga akan mempelajari cara mengonfigurasi koneksi jaringan kabel di Windows. Anda akan melakukan lab untuk membuat dan berbagi folder di jaringan dan mengatur izin akses. Anda juga akan menghubungkan komputer ke router nirkabel dan menguji koneksi nirkabel serta mengonfigurasi Windows untuk akses jarak jauh menggunakan alat Remote Desktop dan Remote Assistance.

Anda akan mempelajari bagaimana rencana pemeliharaan preventif dapat mengurangi waktu henti, meningkatkan kinerja, meningkatkan keandalan, dan menurunkan biaya perbaikan, serta bahwa pemeliharaan preventif harus dilakukan saat menyebabkan gangguan paling sedikit bagi pengguna. Pemindaian rutin untuk virus dan malware juga merupakan bagian penting dari pemeliharaan preventif. Anda akan melakukan beberapa lab untuk menjadwalkan tugas menggunakan GUI dan di baris perintah serta untuk mengelola aplikasi startup menggunakan tombol Run di Registry.

Versi pertama sistem operasi Microsoft Windows dirilis pada tahun 1985. Sejak saat itu, lebih dari 25 versi, subversi, dan variasi telah dirilis. Sebagai teknisi dan profesional TI, Anda harus memahami fitur-fitur versi Windows yang paling umum digunakan saat ini, Windows 7, Windows 8, dan Windows 10.

MODUL 12

Dalam bab ini, Anda akan mempelajari tentang komponen, fungsi, dan terminologi yang terkait dengan sistem operasi seluler, Linux, dan macOS. Pertama, Anda akan mempelajari tentang perbedaan antara sistem operasi seluler Android dan iOS, Linux yang merupakan sumber terbuka dan dapat disesuaikan, dan iOS yang merupakan hak milik Apple dan sumber tertutup. Anda juga akan mempelajari tentang fitur perangkat seluler umum seperti orientasi layar, kalibrasi layar, panggilan Wi-Fi, asisten virtual, dan GPS. Anda akan bekerja dengan sistem operasi Android dan iOS sebagai bagian dari latihan lab.

Sifat portabel perangkat seluler membuatnya berisiko dicuri dan hilang. Anda akan mempelajari tentang fitur keamanan seluler seperti kunci layar, autentikasi biometrik, kunci jarak jauh, penghapusan jarak jauh, serta patching dan pemutakhiran. Anda juga mempelajari bahwa OS seluler dapat dikonfigurasi untuk menonaktifkan akses jika terlalu banyak upaya login yang gagal dilakukan. Hal ini dapat mencegah seseorang mencoba menebak kode sandi. Sebagian besar perangkat seluler juga memiliki fitur kunci jarak jauh dan penghapusan jarak jauh yang dapat diaktifkan jika perangkat dicuri. Anda akan melakukan latihan lab untuk mengamankan perangkat seluler menggunakan kunci kode sandi.

Penggunaan perangkat seluler telah berkembang sangat pesat. Teknisi dan profesional TI harus familier dengan sistem operasi pada perangkat ini. Seperti desktop dan laptop, perangkat seluler juga menggunakan sistem operasi untuk berinteraksi dengan perangkat keras dan menjalankan perangkat lunak. Dua sistem operasi seluler yang paling umum digunakan adalah Android dan iOS. Ada juga sistem operasi desktop selain Windows, dua yang paling populer adalah Linux dan macOS.

MODUL 13

Dalam bab ini, Anda akan mempelajari berbagai jenis ancaman terhadap komputer dan jaringan, yang terbesar dan paling umum adalah malware. Anda akan mempelajari berbagai jenis malware komputer yang umum seperti virus, trojan horse, adware, ransomware, rootkit, spyware, dan worm serta berbagai teknik untuk melindungi diri dari serangan tersebut. Anda juga akan mempelajari berbagai serangan TCP/IP seperti denial of service, spoofing, syn flood, dan man-in-the-middle. Penjahat dunia maya sering kali menggunakan teknik rekayasa sosial untuk menipu dan mengelabui orang yang tidak menaruh curiga agar mengungkapkan informasi rahasia atau kredensial login akun. Anda akan mempelajari berbagai bentuk serangan rekayasa sosial seperti phishing, pretexting, baiting, dan dumpster diving serta cara melindungi diri dari serangan tersebut.

Anda juga akan mempelajari tentang pentingnya memiliki kebijakan keamanan yang merupakan serangkaian tujuan keamanan yang memastikan keamanan jaringan, data, dan komputer dalam suatu organisasi. Anda akan mempelajari bahwa kebijakan keamanan yang baik harus menentukan orang yang berwenang untuk mengakses sumber daya jaringan, persyaratan minimum untuk kata sandi, penggunaan yang dapat diterima untuk sumber daya jaringan, bagaimana pengguna jarak jauh dapat mengakses jaringan, dan bagaimana insiden keamanan akan ditangani. Anda akan mempelajari tentang firewall berbasis host seperti Windows Defender cara mengonfigurasinya untuk mengizinkan atau menolak akses ke program atau port tertentu. Anda akan menjelajahi Windows Defender Firewall di lab dan mengonfigurasi pengaturan lanjutan firewall. Anda juga akan mempelajari tentang keamanan nirkabel dan mengonfigurasi keamanan nirkabel dalam aktivitas pelacak paket.

Bab ini mengulas jenis-jenis serangan yang mengancam keamanan komputer dan data yang ada di dalamnya. Teknisi TI bertanggung jawab atas keamanan data dan peralatan komputer dalam suatu organisasi. Untuk berhasil melindungi komputer dan jaringan, teknisi harus memahami ancaman terhadap peralatan fisik, seperti server, sakelar, dan kabel, serta ancaman terhadap data seperti akses yang sah, pencurian, atau kehilangan.

MODUL 14

Seorang profesional TI harus memahami isu hukum dan etika yang melekat dalam industri ini. Ada masalah privasi dan kerahasiaan yang harus Anda pertimbangkan selama setiap pertemuan dengan pelanggan saat Anda berinteraksi dengan mereka di lapangan, di kantor, atau melalui telepon. Jika Anda menjadi teknisi laboratorium, meskipun Anda mungkin tidak berinteraksi langsung dengan pelanggan, Anda akan memiliki akses ke data pribadi dan rahasia mereka. Bab ini membahas beberapa isu hukum dan etika yang umum.

Teknisi pusat panggilan bekerja secara eksklusif melalui telepon dengan pelanggan. Bab ini membahas prosedur umum pusat panggilan dan proses bekerja dengan pelanggan.

Sebagai seorang profesional TI, Anda akan memecahkan masalah dan memperbaiki komputer, dan Anda akan sering berkomunikasi dengan pelanggan dan rekan kerja. Faktanya, pemecahan masalah sama pentingnya dengan berkomunikasi dengan pelanggan seperti halnya mengetahui cara memperbaiki komputer. Dalam bab ini, Anda belajar menggunakan keterampilan komunikasi yang baik dengan percaya diri seperti Anda menggunakan obeng.

Anda juga akan mempelajari tentang skrip untuk mengotomatiskan proses dan tugas pada berbagai sistem operasi. Misalnya, file skrip dapat digunakan untuk mengotomatiskan proses melakukan pencadangan data pelanggan atau menjalankan daftar diagnostik standar pada komputer yang rusak. File skrip dapat menghemat banyak waktu teknisi, terutama ketika tugas yang sama perlu dilakukan pada banyak komputer yang berbeda. Anda akan mempelajari tentang bahasa skrip dan beberapa perintah skrip dasar Windows dan Linux. Anda juga akan mempelajari istilah skrip utama seperti variabel kondisional, pernyataan kondisional, dan loop. Anda akan melakukan lab dengan menulis skrip yang sangat mendasar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Install CMS WordPress (cmswordpress) di Debian 11

  ✅  1. Update Sistem sudo apt update & sudo apt upgrade -y ✅  2. Instal Apache2 sudo apt install apache2 -y sudo systemctl enable apac...